Apakah Anda bingung memilih keramik karena banyaknya pilihan di toko bangunan? Jika iya, mengenal jenis jenis keramik menjadi langkah penting sebelum Anda memutuskan membeli. Saat ini, mengenal jenis jenis keramik membantu Anda menyesuaikan material dengan kebutuhan ruangan secara tepat. Selain berbeda dari segi bahan, setiap jenis keramik juga memiliki fungsi dan karakter yang berbeda pula. Bahkan, kesalahan memilih jenis keramik bisa membuat hasil akhir kurang optimal dan cepat rusak. Oleh karena itu, artikel ini akan membahas ragam keramik berdasarkan bahan dan motifnya, sekaligus fungsinya untuk berbagai kebutuhan.
Mengenal Jenis Jenis Keramik Berdasarkan Bahan dan Motif

Sebelum membahas fungsinya, sebaiknya Anda memahami dulu ragam bahan yang membentuk sebuah keramik. Dengan mengenal jenis jenis keramik dari sisi bahan, Anda bisa lebih mudah menyesuaikan pilihan dengan anggaran dan gaya interior rumah.
1. Keramik Tanah Liat
Keramik ini terbuat dari tanah liat dengan suhu pembakaran rendah sekitar 900 hingga 1000 derajat Celsius. Karena itu, teksturnya cenderung berpori dan lebih mudah menyerap air ketimbang jenis lain.
2. Keramik Porselen
Porselen terbuat dari campuran kaolin dan felspar melalui proses pembakaran bersuhu tinggi. Selain lebih padat dan mengilap, keramik porselen juga tahan lama dan cocok untuk area dengan lalu lintas tinggi.
3. Keramik Granit atau Homogeneous Tile
Jenis ini memiliki komposisi warna yang menyatu dari permukaan hingga bagian dalam material. Karena itu, keramik granit sangat tahan terhadap goresan dan benturan berat sehari-hari, sehingga cocok untuk area dengan aktivitas tinggi.
4. Keramik Motif Marmer
Motif marmer pada keramik menghadirkan guratan alami tanpa perlu biaya sebesar marmer asli. Bahkan, tampilannya kini semakin realistis berkat teknologi cetak digital modern, sehingga sulit Anda bedakan dengan marmer sungguhan.
5. Keramik Motif Batu Alam
Motif batu alam seperti andesit atau batu candi menghadirkan kesan natural pada ruangan. Sementara itu, teksturnya yang timbul juga membuat permukaan tidak mudah licin saat basah, sehingga cocok untuk area outdoor.
6. Keramik Semen
Keramik bermotif semen identik dengan tampilan minimalis dan sedikit kasar. Oleh sebab itu, banyak orang memilih jenis ini untuk hunian bergaya industrial maupun kafe modern.
7. Keramik Mozaik
Keramik mozaik tersusun dari potongan kecil berbagai bentuk dan warna. Dengan begitu, jenis ini cocok untuk menciptakan pola dekoratif pada dinding atau area kolam renang yang membutuhkan bentuk melengkung.
Mengenal Jenis Jenis Keramik Berdasarkan Fungsinya

Setelah memahami bahan dasarnya, kini saatnya Anda mempelajari fungsi keramik sesuai area pemasangan. Bagian ini akan melengkapi pemahaman Anda dalam mengenal jenis jenis keramik secara menyeluruh, dari sisi bahan hingga kegunaannya.
1. Keramik Lantai
Keramik lantai umumnya memiliki tekstur lebih kasar agar tidak licin saat terinjak. Karena itu, jenis ini paling cocok untuk ruang tamu, kamar tidur, maupun area teras rumah yang sering anggota keluarga lewati.
2. Keramik Dinding
Berbeda dari keramik lantai, keramik dinding cenderung lebih tipis dan ringan. Selain itu, permukaannya juga lebih variatif karena berfungsi sebagai elemen estetika ruangan, bukan sekadar pelapis yang menahan beban.
3. Keramik Kamar Mandi
Untuk kamar mandi, sebaiknya Anda memilih keramik dengan tingkat kelicinan rendah atau anti-slip. Dengan begitu, risiko terpeleset saat lantai basah bisa Anda minimalkan, terutama untuk rumah dengan anak kecil.
4. Keramik Area Outdoor
Keramik untuk teras atau carport membutuhkan ketahanan ekstra terhadap panas dan hujan. Karena itu, pilih material dengan daya serap air rendah agar tidak mudah berlumut saat musim hujan tiba.
5. Keramik Dekoratif
Jenis ini biasanya berfungsi sebagai aksen pada dinding, backsplash dapur, atau focal point ruangan. Sebagai contoh, keramik motif batu alam atau mozaik sering menjadi pilihan untuk fungsi ini.
6. Keramik Area Industrial
Garasi, pabrik, atau gudang membutuhkan keramik dengan daya tahan tinggi terhadap beban berat. Oleh karena itu, keramik semen atau granit biasanya menjadi pilihan utama untuk area ini.
7. Keramik Kolam Renang
Keramik untuk kolam renang harus tahan terhadap paparan air dan bahan kimia secara terus-menerus. Bahkan, jenis mozaik sering menjadi favorit karena mampu mengikuti lengkungan kolam dengan rapi.
Ayo segera beli keramik di Toko Keramik Surabaya! Terdapat banyak pilihan keramik dengan berbagai ukuran, motif dengan kualitas terbaik. Langsung saja hubungi admin kami melalui tombol WhatsApp di bawah ini.
Kesimpulan
Pada akhirnya, mengenal jenis jenis keramik membantu Anda menentukan pilihan material yang tepat sesuai kebutuhan. Mulai dari perbedaan bahan seperti porselen dan granit, hingga fungsinya untuk lantai maupun dinding, setiap jenis punya keunggulan tersendiri. Selain itu, sesuaikan juga pilihan dengan area pemasangan agar hasilnya lebih optimal dan tahan lama. Jika masih ragu, tanyakan langsung ke toko bangunan mengenai spesifikasi lengkap setiap produk. Dengan begitu, Anda tidak akan salah pilih saat berbelanja material keramik untuk rumah.
