Apakah Lantai Keramik Terasa Dingin? Ini Dia Faktanya

Apakah Lantai Keramik Terasa Dingin? Ini Dia Faktanya

Apakah Anda pernah menginjak lantai di pagi hari dan merasa kaki langsung dingin? Jika iya, Anda mungkin bertanya, apakah lantai keramik dingin atau hanya perasaan Anda saja? Faktanya, pertanyaan apakah lantai keramik dingin berkaitan dengan cara material menghantar panas dari tubuh Anda. Selain itu, kondisi rumah seperti lapisan bawah lantai dan kelembapan ikut memengaruhi sensasinya. Bahkan, sensasi ini bisa berbeda antara satu rumah dengan rumah lainnya. Oleh karena itu, artikel ini akan membahas penyebabnya, sekaligus cara membuat lantai lebih nyaman.

Apakah Lantai Keramik Dingin? Penjelasan dan Penyebabnya

Apakah Lantai Keramik Dingin? Penjelasan dan Penyebabnya
Apakah Lantai Keramik Dingin? Penjelasan dan Penyebabnya

Sebelum mencari solusi, sebaiknya Anda memahami dulu alasan sensasi dingin itu muncul. Berikut penjelasan lengkap seputar apakah lantai keramik dingin dan faktor penyebabnya.

1. Jawaban Singkat: Apakah Lantai Keramik Dingin?

Lantai keramik sering terasa dingin saat Anda sentuh. Namun, suhu aslinya biasanya sama dengan suhu ruangan. Karena itu, sensasi dingin lebih banyak muncul dari cara material berinteraksi dengan kulit Anda. Dengan kata lain, dinginnya adalah soal rasa, bukan soal suhu sebenarnya.

2. Keramik Menghantar Panas dengan Cepat

Keramik dan batu menghantar panas dengan sangat baik. Akibatnya, panas dari telapak kaki Anda cepat berpindah ke lantai. Karena kaki kehilangan panas dengan cepat, lantai terasa dingin. Semakin cepat panas berpindah, semakin dingin lantai terasa di kulit Anda.

3. Berbeda dengan Kayu dan Karpet

Kayu dan karpet menahan panas lebih baik ketimbang keramik. Sebagai hasilnya, kaki Anda tidak cepat kehilangan hangat saat menginjaknya. Itulah alasan lantai keramik terasa lebih dingin pada suhu yang sama. Karena itu, ruangan berkarpet terasa lebih hangat meski suhunya sama.

4. Lantai Dasar Lebih Mudah Terasa Dingin

Lantai yang berada langsung di atas tanah atau beton sering terasa lebih sejuk. Selain itu, minimnya insulasi di bawah lantai membuat panas ruangan cepat hilang. Karena itu, sensasi dingin terasa lebih kuat di lantai dasar. Sebagai contoh, kamar di lantai bawah sering terasa lebih sejuk daripada kamar di lantai atas.

5. Kelembapan Memperkuat Sensasi Dingin

Udara yang lembap membuat lantai terasa lebih dingin dan kurang nyaman. Sementara itu, ruangan dengan sirkulasi udara buruk menahan lembap lebih lama. Oleh sebab itu, ventilasi yang baik sangat membantu.

6. Waktu dan Cahaya Matahari Mengubah Rasa

Lantai terasa lebih dingin pada pagi atau malam hari. Sebaliknya, lantai yang terkena sinar matahari terasa lebih hangat. Karena itu, sensasinya bisa berbeda di setiap ruangan. Misalnya, ruang yang menghadap timur biasanya cepat hangat setelah matahari terbit.

7. Di Iklim Tropis, Sensasi Sejuk Justru Menguntungkan

Indonesia beriklim tropis sehingga banyak orang justru menyukai lantai yang sejuk. Sebuah penelitian tentang rumah susun tropis menyebut alas lantai berperan sebagai penengah suhu antara lantai dan tubuh. Dengan begitu, sensasi dingin keramik sering terasa menyegarkan. Karena itu, jawaban apakah lantai keramik dingin sebenarnya bergantung pada iklim dan selera Anda.

Cara Membuat Lantai Keramik Terasa Lebih Nyaman

Cara Membuat Lantai Keramik Terasa Lebih Nyaman
Cara Membuat Lantai Keramik Terasa Lebih Nyaman

Jika Anda tetap ingin lantai yang lebih hangat, ada beberapa solusi mudah. Berikut panduan praktis setelah Anda mengetahui apakah lantai keramik dingin dan penyebabnya.

1. Gunakan Karpet atau Rug di Area Duduk

Karpet menahan panas sehingga kaki tidak cepat kehilangan hangat. Selain itu, karpet membuat area duduk lebih nyaman. Pilih bahan yang mudah Anda cuci agar tetap higienis. Letakkan karpet di area yang sering Anda pakai untuk duduk atau berbaring.

2. Pakai Sandal Rumah

Alas kaki memberi lapisan penyekat antara kulit dan lantai. Akibatnya, sensasi dingin berkurang secara langsung. Cara ini murah dan bisa Anda lakukan hari ini juga. Sandal tipis sudah cukup untuk menahan perpindahan panas dari kaki.

3. Pilih Warna dan Motif yang Hangat

Warna krem, cokelat muda, dan motif kayu memberi kesan hangat secara visual. Meski suhunya sama, tampilan ini membantu ruangan terasa lebih hangat. Karena itu, pilih motif sesuai suasana yang Anda inginkan. Selain itu, lampu berwarna hangat menambah kesan nyaman pada malam hari.

4. Perhatikan Lapisan di Bawah Keramik

Insulasi yang buruk membuat panas cepat lepas ke bawah. Oleh sebab itu, tanyakan kepada tukang soal lapisan dasar saat membangun rumah. Pada lantai dasar, lapisan kedap air juga membantu mengurangi lembap.

5. Jaga Ventilasi dan Kelembapan

Buka jendela secara rutin agar udara mengalir. Selain itu, keringkan lantai yang basah, terutama di kamar mandi dan dapur. Dengan begitu, lantai tidak terasa lembap dan dingin.

6. Pertimbangkan Pemanas Lantai untuk Ruangan Tertentu

Keramik cocok dengan pemanas lantai karena menghantar panas dengan baik dan stabil terhadap panas. Opsi ini mungkin berguna di daerah dataran tinggi yang berhawa dingin. Namun, hitung biaya pemasangannya dengan cermat. Di sebagian besar kota Indonesia, pemanas lantai bukan kebutuhan utama.

7. Padukan Material Sesuai Fungsi Ruangan

Pakai keramik di dapur, kamar mandi, dan teras yang memang butuh sejuk dan tahan air. Sementara itu, pertimbangkan kayu atau vinil untuk kamar tidur jika Anda sensitif terhadap dingin. Dengan cara ini, setiap ruangan terasa pas. Selain itu, kombinasi ini menjaga kekuatan keramik tanpa mengorbankan kenyamanan.

Ayo segera beli keramik di Toko Keramik Surabaya! Terdapat banyak pilihan keramik dengan berbagai ukuran, motif dengan kualitas terbaik. Langsung saja hubungi admin kami melalui tombol WhatsApp di bawah ini.

 

Baca Juga: Cara Membersihkan Keramik Kusam Agar Mengkilap Kembali

Kesimpulan

Pada akhirnya, apakah lantai keramik dingin? Ya, lantai ini terasa dingin karena menghantar panas dengan cepat, bukan karena suhunya lebih rendah. Meski begitu, karpet, sandal, ventilasi, dan pemilihan material yang tepat bisa membuatnya nyaman. Dengan begitu, Anda tetap menikmati kekuatan keramik tanpa kaki yang kedinginan. Jika masih ragu, rasakan langsung sampel keramik sebelum membeli.

Scroll to Top