Sebenarnya, hampir semua pemilik rumah bingung saat harus memilih ukuran lantai. Apalagi, perbandingan keramik 60×60 vs 80×80 terlihat sepele, padahal hasil akhirnya berbeda jauh. Selain itu, ukuran yang salah bisa membuat ruangan tampak sempit dan biaya membengkak. Karena itu, artikel ini membahas perbedaan kedua ukuran dan cara memilih yang tepat. Terlebih, lantai bertahan belasan tahun, sehingga salah pilih terasa mahal. Dengan begitu, Anda bisa menentukan pilihan tanpa ragu.
Keramik 60×60 vs 80×80 dari Tampilan, Harga, dan Pemasangan

Sebelum memilih, Anda perlu memahami perbedaan dasar kedua ukuran ini. Berikut enam hal yang paling terasa dalam pemakaian sehari-hari.
1. Luas Permukaan per Keping
Pertama, keramik 60×60 menutup 0,36 meter persegi per keping. Sementara itu, ukuran 80×80 menutup 0,64 meter persegi. Akibatnya, ukuran besar memakai lebih sedikit keping untuk ruangan yang sama. Misalnya, kamar 3×4 meter butuh sekitar 34 keping 60×60 atau sekitar 19 keping 80×80. Namun, angka ini belum termasuk cadangan potongan. Jadi, selalu hitung ulang bersama tukang sebelum memesan.
2. Jumlah Garis Nat
Sebab, keramik 80×80 punya sambungan lebih sedikit. Akibatnya, lantai tampak lebih rata dan mulus. Selain itu, Anda lebih jarang membersihkan sela nat yang mudah kotor. Lagipula, nat yang rapi tetap perlu perawatan pada kedua ukuran. Karena itu, pilih warna nat yang sedikit lebih gelap agar noda tidak mencolok.
3. Harga Material
Biasanya, harga per meter persegi keramik 80×80 lebih tinggi. Namun, selisihnya bergantung pada merek dan kualitas. Karena itu, bandingkan harga per meter persegi, bukan harga per keping. Sebaliknya, keramik berkualitas rendah murah di awal, tetapi cepat tampak kusam.
4. Ongkos Pemasangan
Selanjutnya, ukuran besar menuntut tukang yang berpengalaman. Sebab, keping 80×80 berat dan mudah retak jika tukang kurang teliti. Akibatnya, ongkos pasang per meter persegi sering lebih mahal.
5. Sisa Potongan
Selain itu, keramik besar menghasilkan sisa potongan lebih banyak. Misalnya, ruangan sempit dengan banyak sudut menyisakan limbah cukup besar. Karena itu, siapkan cadangan sekitar 10 sampai 15 persen untuk 80×80. Sementara itu, ukuran 60×60 cukup dengan cadangan 5 sampai 10 persen.
6. Kesan Visual
Lalu, ukuran 80×80 memberi kesan luas dan modern. Sebaliknya, ukuran 60×60 tampil klasik dan fleksibel untuk banyak gaya rumah. Intinya, pilih sesuai karakter hunian Anda.
7. Daya Tahan dan Perawatan
Lagipula, kedua ukuran sama-sama awet jika pemasangannya benar. Namun, lantai besar lebih rawan pecah bila ada rongga di bawah keping. Karena itu, pastikan perekat menempel penuh sampai ke sudut. Terakhir, dalam adu keramik 60×60 vs 80×80, kualitas pemasangan sering lebih menentukan daripada ukuran.
Panduan Memilih Keramik 60×60 vs 80×80 Sesuai Fungsi Ruangan

Setelah itu, saatnya mencocokkan ukuran dengan kebutuhan Anda. Berikut enam panduan praktis yang bisa langsung Anda terapkan.
1. Ukur Luas Ruangan
Pertama, ruangan di bawah 12 meter persegi lebih cocok memakai 60×60. Sebab, keramik besar akan terpotong banyak pada ruang sempit. Sebaliknya, ruang tamu luas tampil megah dengan 80×80. Meski begitu, ruang kecil tetap boleh memakai 80×80 bila bentuknya persegi dan minim sudut.
2. Pertimbangkan Kamar Mandi dan Dapur
Selanjutnya, area basah butuh kemiringan lantai agar air mengalir ke saluran. Karena itu, keramik 60×60 lebih mudah mengikuti kemiringan tersebut. Selain itu, pilih permukaan kasar supaya lantai tidak licin. Sebaliknya, teras luar ruangan sebaiknya memakai keramik bertekstur kasar juga.
3. Cek Kerataan Lantai
Berikutnya, keramik 80×80 sangat sensitif terhadap lantai bergelombang. Akibatnya, tepi keping bisa menonjol dan membuat orang tersandung. Maka, ratakan dulu lantai sebelum Anda memasang ukuran besar. Selain itu, tukang bisa memakai alat perata khusus untuk mengurangi selisih tinggi.
4. Sesuaikan Anggaran
Tentu saja, anggaran menentukan banyak keputusan. Jadi, hitung total biaya material, ongkos pasang, dan cadangan keramik. Dengan begitu, Anda tidak kaget saat tagihan akhir datang. Sebagai gambaran, ukuran 80×80 sering menambah ongkos pasang karena pekerjaannya lebih sulit.
5. Perhatikan Akses Pengangkutan
Selain itu, keping 80×80 berat dan sulit melewati tangga sempit. Karena itu, pastikan jalur angkut aman sebelum memesan. Terlebih, keping besar lebih rentan pecah saat pengiriman. Sebagai solusi, minta toko mengantar sampai lokasi dengan kemasan tebal.
6. Selaraskan dengan Gaya Rumah
Lalu, rumah minimalis modern cocok dengan 80×80 yang minim nat. Sementara itu, gaya klasik atau rumah kecil tampil rapi dengan 60×60. Sebagai tambahan, Anda bisa memakai 80×80 untuk ruang utama dan 60×60 untuk area lain. Dengan cara ini, hasilnya serasi dan anggaran tetap aman.
7. Minta Saran Tukang dan Coba Contoh
Terakhir, minta pendapat tukang langganan Anda sebelum membeli. Sebab, tukang tahu kondisi lantai dan kemampuan memasang ukuran besar. Selain itu, beli satu atau dua keping contoh untuk melihat warna dan tekstur di rumah. Dengan begitu, Anda menghindari kesalahan sebelum membeli dalam jumlah besar. Pada praktiknya, tes kecil ini menyelamatkan banyak pemilik rumah dari penyesalan.
Ayo segera beli keramik di Toko Keramik Surabaya! Terdapat banyak pilihan keramik dengan berbagai ukuran, motif dengan kualitas terbaik. Langsung saja hubungi admin kami melalui tombol WhatsApp di bawah ini.
Baca Juga: Rekomendasi Pilihan Keramik Granit Ruang Tamu yang Elegan
Kesimpulan
Pada akhirnya, pilihan keramik 60×60 vs 80×80 bergantung pada luas ruangan, anggaran, dan kualitas pemasangan. Secara umum, ukuran 60×60 unggul dalam harga dan fleksibilitas. Sebaliknya, ukuran 80×80 unggul dalam tampilan mulus dan kesan luas. Karena itu, ukur ruangan Anda, cek kerataan lantai, dan hitung biaya lengkap. Selain itu, jangan lupa menambah cadangan keramik agar warna dan motif tetap seragam. Dengan langkah tersebut, Anda bisa menemukan keramik 60×60 vs 80×80 yang paling pas untuk rumah. Akhirnya, lantai yang tepat membuat hunian nyaman selama bertahun-tahun.


