Apakah Anda pernah mengira lantai marmer di rumah teman ternyata hanya granit tile? Jika iya, Anda tidak sendirian, sebab kedua material ini memang tampak mirip. Namun, memahami granit tile vs marmer asli sangat penting sebelum Anda membelanjakan anggaran renovasi. Sebab, granit tile vs marmer asli berbeda jauh dalam harga, perawatan, dan daya tahan. Oleh karena itu, artikel ini akan membahas kemiripannya, perbandingan lengkapnya, dan cara memilih yang paling tepat.
Mengapa Granit Tile dan Marmer Asli Tampak Mirip

Sebelum membandingkan, sebaiknya Anda mengenal dulu kedua material ini. Berikut alasan granit tile vs marmer asli sering tertukar di mata orang awam.
1. Granit Tile Adalah Ubin Buatan Pabrik
Granit tile adalah ubin porselen atau homogeneous tile yang pabrik buat dari bahan seperti feldspar. Meski bernama granit, material ini bukan batu alam. Karena itu, pabrik bebas membentuk warna dan motifnya.
2. Marmer Asli Adalah Batu Alam
Marmer asli berasal dari batuan alam yang penambang potong menjadi lempengan. Selain itu, setiap lempengan membawa urat dan warna khas yang tidak bisa Anda ulang. Karena itu, marmer asli identik dengan kesan autentik dan eksklusif.
3. Teknologi Cetak Digital Meniru Urat Marmer
Pabrik kini memakai teknologi cetak digital untuk meniru urat marmer dengan sangat natural. Hasilnya, motif seperti marmer Statuario dari Italia bisa muncul pada granit tile. Dengan begitu, mata awam sulit membedakannya dari jarak biasa.
4. Permukaan Mengilap Menambah Kesan Mewah
Granit tile motif marmer umumnya hadir dengan finishing glossy yang berkilau. Kilau ini mirip permukaan marmer yang pabrik poles. Akibatnya, ruangan terlihat bersih, lapang, dan mewah.
5. Ukuran Besar Menonjolkan Urat Motif
Granit tile berukuran besar menampilkan urat dengan garis nat yang sedikit. Akibatnya, lantai terlihat menyatu seperti lempengan marmer utuh. Karena itu, banyak proyek modern memilih format besar untuk kesan premium.
Perbandingan Granit Tile vs Marmer Asli dari Berbagai Sisi

Setelah memahami kemiripannya, kini saatnya Anda melihat perbedaan nyata di baliknya. Berikut perbandingan granit tile vs marmer asli yang paling berpengaruh pada keputusan Anda.
1. Harga: Marmer Asli Jauh Lebih Mahal
Marmer asli tergolong material mahal, apalagi untuk jenis eksklusif yang langka. Sebaliknya, granit tile menawarkan tampilan serupa dengan harga lebih terjangkau. Karena itu, perbedaan harga menjadi alasan utama banyak orang memilih granit tile. Perhitungkan juga biaya pemasangan dan perawatan jangka panjang.
2. Kekerasan: Granit Tile Lebih Tahan Gores
Marmer memiliki kekerasan sekitar 3 sampai 5 pada skala Mohs. Sementara itu, porselen berglasir umumnya berada di kisaran 6 sampai 8. Dengan demikian, granit tile cenderung lebih tahan gores untuk lalu lintas padat.
3. Porositas: Marmer Lebih Mudah Ternoda
Marmer memiliki pori yang lebih besar sehingga cairan mudah meresap. Akibatnya, tumpahan kopi, minyak, atau cairan asam bisa meninggalkan noda. Sebaliknya, granit tile berpori sangat kecil sehingga lebih tahan noda.
4. Perawatan: Marmer Perlu Perhatian Khusus
Marmer membutuhkan perawatan rutin dan pembersih khusus agar tetap indah. Sementara itu, granit tile cukup Anda pel dengan pembersih berbasis air yang ber-pH netral. Karena itu, granit tile lebih praktis untuk rumah yang sibuk.
5. Pemasangan: Granit Tile Lebih Mudah dan Presisi
Pemasangan marmer asli tergolong rumit dan membutuhkan tukang berpengalaman. Sebaliknya, granit tile lebih mudah terpasang, terutama dengan perekat semen instan. Selain itu, ukurannya seragam sehingga hasil nat tampak rapi.
6. Pasokan dan Pilihan Motif
Pasokan marmer asli terbatas karena bergantung pada tambang alam. Sebaliknya, pabrik bisa memproduksi granit tile dengan motif dan warna jauh lebih beragam. Karena itu, Anda lebih mudah menemukan motif serupa jika perlu menambah material.
7. Keunikan dan Nilai Keaslian
Setiap lempengan marmer asli memiliki pola unik yang tidak ada duanya. Pada beberapa produk granit tile, pola bisa tampak berulang di area luas. Namun, memilih beberapa variasi motif dalam satu seri membantu mengurangi kesan tersebut.
Cara Memilih Granit Tile atau Marmer Asli yang Tepat

Setelah membandingkan, kini saatnya Anda menyesuaikan pilihan dengan kebutuhan rumah. Berikut panduan memilih granit tile vs marmer asli agar Anda tidak menyesal.
1. Pilih Granit Tile untuk Area Padat
Ruang tamu, koridor, dan dapur menerima lalu lintas tinggi setiap hari. Karena itu, granit tile lebih aman dari goresan dan noda.
2. Pilih Granit Tile untuk Anggaran Terbatas
Jika Anda memasang area luas, selisih harga bisa sangat besar. Dengan begitu, Anda tetap mendapat kesan mewah tanpa menguras dana.
3. Pilih Marmer Asli untuk Kesan Autentik
Marmer asli cocok bagi Anda yang menghargai keaslian dan keunikan pola. Namun, siapkan waktu dan biaya untuk perawatan rutin.
4. Pakai Marmer di Area Kering dan Terbatas
Pakai marmer asli pada meja atau dinding aksen yang jarang terkena cipratan. Dengan cara ini, risiko noda berkurang dan biaya tetap terkendali.
5. Padukan Keduanya untuk Hasil Seimbang
Anda bisa memasang granit tile pada lantai dan marmer asli pada aksen kecil. Karena itu, tampilan tetap mewah dengan anggaran yang masuk akal.
Ayo segera beli keramik di Toko Keramik Surabaya! Terdapat banyak pilihan keramik dengan berbagai ukuran, motif dengan kualitas terbaik. Langsung saja hubungi admin kami melalui tombol WhatsApp di bawah ini.
Baca Juga: Skala Mohs pada Keramik Lantai: Cara Mengukur Kekerasan Permukaan
Kesimpulan
Pada akhirnya, granit tile vs marmer asli bukan soal mana yang paling bagus, melainkan mana yang paling cocok. Marmer asli unggul dalam keunikan dan kesan autentik, sedangkan granit tile unggul dalam harga, ketahanan, dan perawatan. Selain itu, tampilan keduanya begitu mirip sehingga banyak orang memilih granit tile. Dengan begitu, rumah Anda tetap tampil mewah dengan anggaran yang bijak.


